SAM

SAM

Followers

Dengarkan Utara.FM - Macam Biasa Juga Bah

Thursday, May 21, 2009

SAM MENENTANG SEBARANG BENTUK PENDERAAN

"ANAK UNTUK DIKASIHI, BUKAN DISAKITI"
Oleh: Tekong SAM (SEMPENA KEMPEN ANTI DERA ANJURAN SAM) Saya baru kembali dari kedai kopi. Di sana saya menerima sms daripada Sdr. Al-Dusuni menyatakan ada "sesuatu" yang beliau sedang "post" di SAM. Dalam perjalanan pulang saya tertanya-tanya apa gerangan gambar terbaru keluar dari lensa mindanya.
Melihat kepada gambar-gambar yang diterbitkan, saya seperti juga warga pembaca, terkejut, hiba, marah, kecewa dan tertanya-tanya, mengapa ini boleh terjadi. Tentu ada sebab sebenar, dan setiap kes tentu ada sebab masing-masing.
SAM bukanlah perkumpulan ara "malaikat" atau para "wali", namun seperti juga sdr/i, kami amat tidak setuju "PENDERAAN SEBAGAI PENYELESAIAN". Jika kecewa atau marah sekalipun, usahlah menjadikan "DERA" sebagai "HUKUMAN". Dalam kes yang dipaparkan misalnya, seandaipun kehadiran bayi kecil itu tidak diundang atau dibenci, apakah tidak ada cara lain untuk menyesaikannya? Sedangkan askar dalam tahanan pihak musuh pun tidak dibenarkan untuk dianiaya atau didera, inikan pula bayi kecil tidak berdaya yang tidak tahu apa-apa!
MAKA DENGAN INI, SAYA MEWAKILI SELURUH WARGA SAM SEPAKAT MENZAHIRKAN PENDIRIAN KAMI MENENTANG SEBARANG BENTUK KEJAHATAN KHUSUSNYA - PENDERAAN KEPADA BAYI/KANAK-KANAK, WANITA, WARGA TUA DAN SEMUA INSAN LEMAH...

19 comments:

NONG said...

Saya sokong perutusan Tekong SAM Sanguru..
Kita tentang habis-habisan segala bentuk penderaan lebih2 lagi kepada kanak2 yang belum mengerti makna hidup..

Mr. Aki Abad 21 said...

kalau inda mau anak jangan kawin.. atau jangan buat...

ILLIE said...

ANAK ANUGERAH TUHAN YANG TIDAK TERNILAI! ASET KELUARGA & NEGARA! TENTANG PENGANIAYAAN TERHADAP MANUSIA...KALAU TIDAK MAMPU JANGANLAH BUAT ANAK..

SI PENDERA INI TIDAK TAHU MAU PANGGIL APA? SUDAH TENTU SI PENDERA TIDAK LAYAK BERGELAR MANUSIA MUNGKIN SI PENDERA LEBIH RENDAH MARUAHNYA DARI BINATANG...SAYA BUKAN TUHAN TAPI SAYA YAKIN SI PENDERA AKAN MASUK NERAKA JAHANAM!!

Little Mike (LM) said...

kelmarin ada isu dua anak di dera (kisah di semananjung)oleh ibu tiri. Anak kecil berdua ini dipaksa menadah air kencing dan ibu tiri ini menyuruh meminumnya... Lebih teruk... adehhh!!! MALAS mo sebut.

Budak dalam gambar ini apa perkembangan? Mati? saya masih menyimpan harapan budak ini survive...

TINDAKAN TIDAK BERPERIKEMANUSIAAN YANG DITENTANG SEKERAS-KERASNYA TERMASUK APA SAHAJA PENYIMPANGAN KEMANUSIAAN

NONG said...

LMike..
Mungkin budak ini sudah TIDAK BERNYAWA.Tengok itu darah ba,terlalu banyak keluar.Mana mungkin seorang kanak2 akan dapat bertahan bila mengalami aliran darah sebegitu banyak?..

Kesian itu budak..
Cubakah hantar sini itu pendera. OPUTUT OM ORIMUTOK BO mangan ku.

ison said...

Osian iti tanak diti...

SANGURU said...

syukur, sy blum dgr org kita buat begitu...

Mr. Aki Abad 21 said...

bagus urang yg buat karaja ini d kasi gantung

NONG said...

Mr.Aki..
Inga ngam kalau di kasi gantung. Kasi dera dulu puas2 bo..biar tu pendera mati palan2 dengan menikmati kesakitan yang dialami oleh c kecil ini..baru adil.

JMimie said...

STOP CHILD ABUSE!!

SANGURU said...

APA KATA MINGGU/BULAN NI SAM BUAT "KEMPEN ANTI DERA"? Semua post berkaitan PENDERAAN. Penderaan anak kecil , penderaan suami kpd isteri (atau sebaliknya, hehehe), penderaan pemimpin kpd rakyat, penderaan majikan kpd staff (bkn penderaan tekong kpd staf SAM, hehehe)...etc...

FIKIR2 LA APA YANG SESUAI YA. CARI BAHAN...POST!

Mr. Aki Abad 21 said...

SUKUNGGGGGG
bukan bulan ini saja
tapi sampai bila2

Anonymous said...

Betapa hinanya manusia yang melakukan penderaan, apalagi kepada si kecil yang belum mengerti apa-apa ini. Kenapalah wujud manusia yang bertopengkan iblis. Saya sangat bersetuju dengan pendirian SAM yang menentang keganasan atau penderaan ini. Hapuskan penderaan dan hindari keganasan. Selamat Maju Jaya SAM!

SANGURU said...

Ya sampai bila-bila SAM anti sebarang bentuk dera. Cuma minggu/bulan ni fokus pada DERA. Cth:
1. Sanguru : "Guru jgn "dera" murid..."
2. Illie: "..jangan dera alam sekitar..."
3. Nong : "...jangan dera body isteri (hehehe...)
4. Dr. Nelson : "...hospital, jangan tambah penderitaan pesakit..." (ngam kah ni doc?)/ apa2 yang sesuailah.
5. Ming : "...sayangi jalak kita..."
6. Mus : "...jangan dera graduan mengangur. .."
7. Mimie :...susa aku mo kasi tema utk ko mie...cari-carilah ya...
8. Mufakiralam : "...jangan dera orang guna ilmu hitam..."
9. LM : "...jgn dera hatinya? (adess..)/ puisi anti-dera/ etc...
10. Mogoron: "...kada monusa do molohing..."/ nunu ot sesuai.
11. Azirul: "...jangan dera orang seni/penyanyi/pelakon..."
12. Umar: "...jangan dera permata/bakal permata KM..."/etc...

ANGGAP INI SATU SURAT PEKELILING SAM YANG PERLU DIAMBIL TINDAKAN.

ILLIE said...

bah..kita cari bahan...

SANGURU said...

saya dah mulakan lie. Kepimpinan melalu teladan bilang DR.M dulu2...Tidak susah bah itu.

Anonymous said...

Puisi ini saya baca dari wordpress.com, tak salah rasanya kita kongsikan sebagai tatapan..semoga bermanfaat!!!

(Hentikan Penderaan ke atas wanita)


Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar
dan ia melontarkan kata-kata menyakitkan.
Aku tahu ia menyesali perbuatannya
karena hari ini ia mengirim aku bunga.

Aku mendapat bunga hari ini.
Ini bukan ulangtahun perkawinan kami atau hari istimewa kami.
Semalam ia menghempaskan aku ke dinding dan mulai mencekikku
Aku bangun dengan memar dan rasa sakit sekujur tubuhku.
Aku tahu ia menyesali perbuatannya
karena ia mengirim bunga padaku hari ini.

Aku mendapat bunga hari ini,
padahal hari ini bukanlah hari Ibu atau hari istimewa lain.
Semalam ia memukuli aku lagi, lebih keras dibanding waktu-waktu yang lalu.
Aku takut padanya tetapi aku takut meningggalkannya.
Aku tidak punya uang.
Lalu bagaimana aku bisa menghidupi anak-anakku?
Namun, aku tahu ia menyesali perbuatannya semalam,
karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga.

Ada bunga untukku hari ini.
Hari ini adalah hari istimewa : inilah hari pemakamanku.
Ia menganiayaku sampai mati tadi malam.
Kalau saja aku punya cukup keberanian dan kekuatan untuk meninggalkannya,
aku tidak akan mendapat bunga lagi hari ini…

Umar al-Longobi said...

puisi yg bisa menitiskan air mata. siapakah gerangan pengirimnya? apapun, thanks. ok tikung, akan diusahakan. pekeliling dah keluar.. :-)

Little Mike (LM) said...

tahniah anonymopus, paparan puisi menyentuh rasa... sangat terkesan...