SAM

SAM

Followers

Dengarkan Utara.FM - Macam Biasa Juga Bah

Wednesday, September 2, 2009

SANG SURIA

Tatkala aku bangkit dari tidur di subuh hari, Seringkali aku menghadap tingkap kamar, Menatap ufuk Timur. Sesudah berpenat lelah berjuang di bawah terik mentari, Seringkali juga aku menatap ufuk Barat, Mencari sisa sinar sang suria. Meski senja itu merah dan orang kata indah, Namun sebentar dunia akan semakin gelap dan sunyi, Dan hanya kamar yang setia menanti lelap. Aku lebih suka melihat dinihari, Meski masih dingin meresap ke sanubari, Namun sebentar sang suria akan terbit memberi sinar baru. Titipan: Puisi buat Sanguru, rakan2 SAM yang lain dan semua pembaca SAM.

4 comments:

kyro said...

Indah sekali puisi ini

NONG said...

Ayuh semua..
Bangkitlah dari peraduanmu,
Dewasamu letaknya di minda.

SANGURU said...

sistem suria: 12 jam siang, 12 jam malam. Umumnya begitu. Jika kehidupan jua beranalogikan sistem tersebut, maka mmg ada harapan melihat SINAR:..namun, tidaklah saya berani menyatakan bila atau siapa dan bagaimaba kerana sistem kehidupan manusia tidaklah secata total mengikut sistem suria/alam.
Harapan memang dan sudah ada, hanya perlu dibaja dan dipelihara saja.

Umar al-Longobi said...

mantapppp! puisi yg pastinya cetusan dari lensa mikroskop. teruskan pinsan...